Skip to content

Pedagang Sayur Dengan Gelar Sarjana

Written by

Jact

Pedagang Sayur Dengan Gelar Sarjana – Memulai sebuah usaha tidaklah mudah apa lagi saya bukanlah orang yang lulusan sekolah pada bidang tersebut, namun dimana ada kemauan selalu ada jalan.

Dulu ketika masih berjuang di masa pendidikan hingga bisa meraih gelar sarjana bersama harapan dapat mencapai sebuah profesi yang layak dan gajih besar. Namun tidak hanya aku saja yang tengah lulus waktu itu, banyak sarjana & insinyiur lainnya sedang mencari pekerjaan juga.

Hingga lapangan pekerjaan tidak mampu menampung jumlah untuk kebanyakan lulusan baru waktu itu, beberapa diantaranya mungkin bisa beruntung mendapatkan posisi bekerja.

Hingga setelah lelah membuat banyak lamaran pekerjaan, namun tidak ada satupun yang diterima. Akhirnya aku mencari uang dari cara menjadi pedagang sayur keliling setiap pagi dikomplek sekitar aku tinggal. Modal seadanya diriku menjajalkan dagangan ini, tanpa merasa malu.

Kadang sedih juga kalau mendengarkan gossip dari beberapa ibu – ibu yang sedang mengossip, ternyata saya masuk pada topik pembahasan mereka. Mereka berkata percuma lulusan S1 kalau ujung – ujung harus jadi pedagang sayur kelililing, berjemur dibawah matahari dan mengemis supaya jualannya laku terjual.

Pedagang Sayur Dengan Gelar Sarjana Menjadi Pengusaha Sukses

Dalam melewati berbagai macam cobaan dan penghinaan dari banyak orang disekitar, diri ini sendiri cuma bisa bersabar saja. Kadang kalau saya sudah tidak kuat bisa juga merenung sambil menangis, berpikir keras bagaimana caranya untuk bisa merubah nasib menjadi lebih baik.

Hingga akhirnya aku memutuskan untuk meminjam sedikit modal pada sebuah koprasi dengan menyandakan ijazah S1. Dari modal sebesar 20 juta, perlahan diriku membangun sebuah kios untuk berjualan sayur. Dengan harga sangat miring membuat kios ini selalu laris, kadang beberapa orang memesan duluan sebab takut selalu kehabisan.

Pedagang Sayur Dengan Gelar Sarjana

Saya berani kasih harga jatuh / miring sebab disela lain aku menanam tanaman seluas 1 hektar, tanah peninggalan ayah dahulu. Daripada kami harus membeli sayur dari orang lain, keuntungan lebih banyak dari menanam sendiri semua jenis sayuran.

Setelah itu keuntungan saya semakin bertambah, kemudian aku mengembangkannya di bidang usaha lain. Semua bisnis yg aku bangun ini ternyata sukses serta memberikan laba hingga ratusan juta perbulannya. Setelah lama berjalan kami memutuskan merenovasi rumah menjadi lebih besar lagi, dan membeli 2 truck pribadi agar ketika sedang panen sayur transportasi lebih mudah.

Previous article

Kerja Keras Di malam Hari

Next article

Peliharaan Rumah Terbaik

Join the discussion

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *